Pupil’s Task : Interview Section

FASILITAS PENUNJANG BELAJAR SISWA DI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 7 YOGYAKARTA

 

Hari, Tanggal              : 21 September 2012

Tempat                        : Perpustakaan SMA 7 Yogyakarta

Narasumber                 : Utaminingsih

Jabatan / Profesi          : Pustakawan

 

 

Seperti pada umumnya, setiap sekolah baik negeri ataupun swasta pasti mempunyai perpustakaan yang bertujuan sebagai penyedia layanan belajar siswa diluar kegiatan belajar mengajar. Seperti halnya di SMA Negeri 7 Yogyakarta yang mempunyai perpustakaan yang berperan sebagai penyedia tempat belajar dan penyedia sarana belajar siswa seperti buku-buku pelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Kedua hal diatas jelas merupakan fungsi wajib perpustakaan di sekolah, tetapi tentu saja masih terdapat fasilitas-fasilitas penunjang lain yang merupakan kewajiban tambahan bagi perpustakaan. Di perpustakaan SMA Negeri 7 Yogyakarta sendiri, sistem peminjaman buku sudah menggunakan sistem pencatatan menggunakan barcode melalui kartu pelajar dan  penataan untuk ruang baca bisa dibilang sudah cukup rapi dan tertata dengan baik. Selain itu, perpustakaan SMA Negeri 7 Yogyakarta sudah masuk salah satu dari 3 perpustakaan terbaik yang ada di setiap sekolah di kota Yogyakarta, bahkabn bisa disejajarkan dengan perpustakaan milik SMA Negeri 1 Yogyakarta dan SMA Negeri 3 Yogyakarta.  Namun, disamping itu semua tentu masih terdapat kekurangan-kekurangan yang cukup berarti dalam kelancaran perpustakaan ini dalam mendampingi belajar siswa.

Salah satu permasalahan yang ada adalah koleksi buku yang terlalu sedikit. Buku-buku pelajaran memang sudah cukup membantu, tapi banyaknya buku-buku tersebut tidak sebanding dengan banyaknya siswa di SMA Negeri 7 Yogyakarta. Hal ini mengakibatkan sering terjadinya habisnya stok buku yang dipinjam sedangkan masih banyak siswa yang membutuhkan buku tersebut. Dan yang lebih penting, ragam atau varian buku menurut penerbit dan pemulis masih sangat sedikit. Misalnya untuk buku Sejarah kelas XI IPS masih kurang bervariasi padahal di satu sisi siswa membutuhkan banyak sekali referensi dari berbagai sumber buku.

Sebenarnya perpustakaan hanya menyediakan buku pelajaran, tapi untuk saat ini novel-novel sastra mulai disediakan secara bertahap karena menurut beberapa pustakawan di SMA Negeri 7 Yogyakarta, siswa juga membutuhkan hiburan.  Selain itu, banyak permintaan dari siswa sendiri agar perpustakaan juga menyediakan novel-novel sastra.

Jika dilihat secara peraturan yang berlaku, mungkin perpustakaan di SMA Negeri 7 Yogyakarta terbilang sangat baik. Siswa yang meminjam buku akan menunjukkan kartu pelajarnya masing-masing dan petugas akan men-scan barcode yang ada di kartu pelajar dan di buku. Setelah itu komputer akan mencatat siswa tersebut dan diberikan waktu 7 hari peminjaman. Jika siswa tersebut terlambat mengembalikan 1 hari, ia akan mendapatkan 1 peringatan yang akan dicatat di komputer. Begitu seterusnya hingga siswa tersebut mendapatkan 3 peringatan, siswa tersebut akan dicabut keanggotaannya dari perpustakaan sehingga tidak dapat meminjam buku lagi sampai adanya proses pemutihan yang disetujui oleh kepala pengelola Perpustakaan SMA Negeri 7 Yogyakarta. Sistem ini terbilang efektif daripada sistem denda, karena ini sangat melatih tanggung jawab siswa dan ketika siswa tersebut terlambat mengembalikan buku selama lebih dari 3 hari, tentu ia akan mengalami kerugian yang sangat besar yaitu dicabut keanggotaannya dari perpustakaan.

Perpustakaan juga menyediakan sekitar 10 komputer dan 3 printer yang dapat dipergunakan siswa yang membutuhkan. Sistem printing disini, siswa harus menyediakan sendiri kertas yang akan digunakan dan setia 1 lembar pencetakan siswa tersebut harus membayar 300 rupiah. Sebelumnya, perpustakaan menyediakan kertas yang akan digunakan, tetapi banyak siswa yang tidak jujur dan menyalahgunakan fasilitas yang diberikan. Oleh sebab itu sistem ini diubah untuk mengantisipasi ketidakjujuran siswa.

Baru-baru ini, perpustakaan SMA Negeri 7 Yogyakarta juga membuka perpustakaan digital yang sudah lama ditunggu-tunggu siswa untuk beroperasi. Perpusataak digital ini terdapat sekitar 20 komputer yang dapat depergunakan siswa. Walaupun belum bekerja secara maksimal tetapi perpustakaan digital ini akan disempurnakan dan beroperasi dengan semestinya dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan dalam waktu dekat akan diadakan lomba TIK dan Akreditasi Perpustakaan. Selain itu, perpustakaan juga telah menambah jam bukanya yang selama ini hanya dari jam 08.00 – 14.00 menjadi 08.00 – 16.00 untuk hari senin sampai dengan kamis. Hal tersebut ditunjang oleh banyaknya permintaan dari siswa sendiri yang disalurkan lewat OSIS.

Dalam perjalanannya, perpustakaan di SMA Negeri 7 Yogyakarta telah mengalami banyak sekali perubahan. Saat ini, perpustakaan telah mendapat perhatian yang cukup besar oleh pihak sekolah sehingga dalam kegiatan dan pelaksanaannya berjalan sangat baik.

Perpustakaan SMA Negeri 7 Yogyakarta memang sudah baik, namun masih banyak kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki sehingga bisa maksimal dalam menjalankan fungsinya di SMA Negeri 7 Yogyakarta. Dan harapan bagi perpustakaan SMA Negeri 7 Yogyakarta agar kedepan dapat menambah ruangan dan koleksi buku-buku yang ada bisa benar-benar sebanding dengan kebutuhan siswa.

 

 

04 Oktober 2012

 

 

 

Arin Anastasyah Sukma

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s